Smart Device (perangkat pintar) adalah perangkat elektronik yang terhubung ke jaringan (internet/nirkabel) dan memiliki kemampuan komputasi untuk beroperasi secara mandiri atau kolektif (berkomunikasi dengan perangkat lain), mengumpulkan data dari lingkungan (menggunakan sensor), memprosesnya (sering kali menggunakan software bawaan atau software custom dengan tambahan fitur AI), lalu menjalankan tugas secara otomatis atau melalui kontrol pengguna secara langsung.

Tujuannya antara lain memberikan kemudahan serta solusi tanpa selalu memerlukan intervensi manusia. Meningkatkan kenyamanan, efisiensi, dan kualitas hidup dengan membuat tugas sehari-hari lebih mudah diatur dan diotomatisasi.

Karakteristik Utama
- Konektivitas: Terhubung ke internet (Wi-Fi, kartu seluler) atau perangkat lain melalui nirkabel (Bluetooth, NFC, dll.) untuk komunikasi data.
- Pengumpulan Data: Memiliki sensor untuk mengumpulkan informasi dari sekitarnya (suhu, gerakan, suara).
- Pemrosesan Data: Menggunakan komputasi canggih, memproses dan berbagi data untuk meningkatkan performa dari pola penggunaan serta memberikan informasi.
- Interaktif & Otonom: Memiliki antarmuka (aplikasi, layar sentuh) untuk interaksi pengguna, merespons input (suara, sentuhan) dan menjalankan tugas secara langsung.
- Fungsi Dasar yang Berbeda-beda: Tetap melakukan fungsi dasar; semisal lampu pintar memang berguna untuk menerangi ruangan namun dengan nilai tambah bisa dikendalikan jarak jauh maupun diotomatisasi.
Contoh dan Penerapan
- Bangunan Cerdas (Smart Building): Kelembapan, Ventilasi, dan Pengatur suhu ruangan yang dapat diotomatisasi seiring bertambahnya orang dalam ruangan.
- Rumah Cerdas (Smart Home): Lampu, Pengatur suhu ruangan, kunci, termostat yang dapat dikontrol dari jarak jauh.
- Perangkat Pribadi: Smartphone, smartwatch, kacamata pintar (smart glasses).
- Peralatan Rumah Tangga: Kulkas, mesin cuci, penyedot debu pintar.
- Kendaraan: Mobil pintar (smart car).
