Safety briefing juga sering disebut apel sebelum aktifitas dimulai, wajib dilakukan untuk memastikan semua tim memahami potensi bahaya, prosedur kerja yang aman dan menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai.
Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan kerja yang aman, mencegah kecelakaan dan memastikan semua peralatan dalam kondisi optimal.
Langkah-langkah penting saat Safety Briefing
- Pembukaan dan tujuan:
Mulai dengan pengenalan dan jelaskan tujuan briefing serta apa yang diharapkan dari setiap anggota tim. - Informasi risiko dan pencegahan:
Sampaikan secara jelas potensi bahaya spesifik di area kerja dan tindakan pencegahan yang harus diambil. Berikan contoh kasus nyata untuk ilustrasi. - Prosedur kerja aman:
Jelaskan secara rinci langkah-langkah kerja yang harus diikuti, termasuk standar operasional yang berlaku. - Pemeriksaan APD:
Pastikan semua anggota tim memahami pentingnya menggunakan APD lengkap dan yang sesuai, seperti helm safety, sarung tangan karet, sepatu safety dan pakaian pelindung tahan api. - Pemeriksaan peralatan:
Periksa bersama seluruh peralatan yang akan digunakan untuk memastikan semuanya dalam kondisi optimal dan aman. - Libatkan tim:
Dorong partisipasi aktif dengan mengajukan pertanyaan dan memfasilitasi diskusi untuk memastikan pemahaman yang merata. Pastikan semua pertanyaan dijawab dengan jelas. - Pengecekan kondisi kerja:
Identifikasi dan bahas potensi bahaya lingkungan, seperti kabel terkelupas, lantai licin atau penumpukan barang yang tidak aman. - Pekerjaan diawali doa:
Ingatkan peserta untuk memulai pekerjaan dengan doa.

